assalamu’alaikum. . .
lama tak nampak pak? sekarang lagi dimana, di kampus, utamanya di Masjid jarang ketemu?
bukunya udah ada di tko buku gaung IAIN ga?
habibi daeng at: http//nihayatuzzin.multiply.com
heheh saya dah dimalaysia..kok baru nggeh sehh..n nggak tinggal di Komplek lagi..
Assalamu’alaikum
Tahniah; Alfu mabruk;
Semangat terus menulis peradaban di bumi Melayu Jambi.
Kapan-kapan kita ‘sengat’ Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah dengan kesadaran pada sejarah bahwa Jambi adalah kantong peradaban Melayu.
Wassalam
Dave
Fill in your details below or click an icon to log in:
You are commenting using your WordPress.com account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Twitter account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Facebook account. ( Log Out / Ubah )
Connecting to %s
Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik.
Get every new post delivered to your Inbox.
assalamu’alaikum. . .
lama tak nampak pak? sekarang lagi dimana, di kampus, utamanya di Masjid jarang ketemu?
bukunya udah ada di tko buku gaung IAIN ga?
habibi daeng at:
Komentar oleh habibi daeng Januari 22, 2009 @ 2:48 pmhttp//nihayatuzzin.multiply.com
heheh
Komentar oleh herman1976 Januari 22, 2009 @ 5:48 pmsaya dah dimalaysia..kok baru nggeh sehh..n nggak tinggal di Komplek lagi..
Assalamu’alaikum
Tahniah; Alfu mabruk;
Semangat terus menulis peradaban di bumi Melayu Jambi.
Kapan-kapan kita ‘sengat’ Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah dengan kesadaran pada sejarah bahwa Jambi adalah kantong peradaban Melayu.
Wassalam
Dave
Komentar oleh Ahmad David Kholilurrahman Januari 28, 2009 @ 12:40 am